BAHAN SPHI

BAHAN JAWABAN MID TEST SEJARAH POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL REGULER A

Kode Soal : A

Jawaban

  1. Yang dimaksud dengan ilmu hubungan internasional adalah Dalam bentuk klasiknya hubungan internasional adalah hubungan antar negara, namun dalam perkembangan konsep ini bergeser untuk mencakup semua interaksi yang berlangsung lintas batas negara. Dalam bentuk klasiknya hubungan internasional diperankan hanya oleh para diplomat (dan mata-mata) selain tentara dalam medan peperangan. Sedangkan dalam konsep baru hubungan internasional, berbagai organisasi internasional, perusahaan, organisasi nirlaba, bahkan perorangan bisa menjadi aktor yang berperan penting dalam politik internasional. Dengan kata lain HI juga dapat diartikan sebagai HI dipahami sebagai kajian akademis yang berusaha memahami interaksi antar aktor-aktor tertentu yang telah melampaui batas yurisdiksi nasional negara.

–          Hubungan Internasional, adalah cabang dari ilmu politik, merupakan suatu studi tentang persoalan-persoalan luar negeri dan isu-isu global di antara negara-negara dalam sistem internasional, termasuk peran negara-negara, organisasi-organisasi antarpemerintah, organisasi-organisasi nonpemerintah atau lembaga swadaya masyarakat, dan perusahaan-perusahaan multinasional. Hubungan Internasional adalah suatu bidang akademis dan kebijakan publik dan dapat bersifat positif atau normatif karena Hubungan Internasional berusaha menganalisis serta merumuskan kebijakan luar negeri negara-negara tertentu.

–          Ilmu tersebut harus dipelajari karena embrio asalnya dari interaksi yang terjalin antar manusia, sehingga lingkupnya menjadi lebih luas, dan eranya terus berbeda, sekarang kita hidup di zaman borderless state (Negara tanpa batas) dengan perkembangan internet dan teknologi.

–          ruang lingkup yang dipelajari menyangkut hal-hal yang penting bagi jalinan antar bangsa seperti konsep awal pembentukan hubungan internasional sampai sekarang digunakan dalam ilmu pengetahuan, mengkaji segala bentuk perjuangan dalam memperjuangkan kekuasaan dan kepentingan, menyangkut politik luar negeri sebagai kebijakan suatu negara terhadap negara lain dalam mencapai kepentingan tertentu, ekonomi-politik internasional yang menjadi kajian dalam studi hubungan inetrnasional. Secara umum, studi ini mempelajari hubungan ekonomi internasional dan politik internasional sebagai akibat berkembangnya berbagai persoalan dalam sistem internasional,dan banyak lagi isu-isu yang berkembang di masa sekarang yang menjadi pokok bahasan di dalam HI.

  1. Yang dimaksud dengan nationality adalah suatu kelompok yang terikat oleh kebudayaan yang sama ketaatan pada kaidah-kaidah sama, mempunyai bahasa yang sama, mempunyai lembaga-lembaga politik yang sama, gagasan etis yang sama serta ideology yang sama. Dan nationalism adalah, gerakan ideology yang bertujuan untuk mencapai dan memelihara suatu pemerintahan sendiri, bagaiman para anggota menganggapnya sebagai bangsa yang actual dan potensial, nasionalisme juga berarti suatu cita-cita untuk membentuk pemerintahan sendiri dari sekelompok manusia yang disatukan oleh bahasa, sejarah dan tradisi yang sama atau suatu keyakinan yang tinggi terhadap tanah airnya. kedua istilah tersebut menjadi penting karena
  2. 2 penyebab lahirnya ilmu hubungan internasional adalah pertama, adanya interaksi dalam kontek Nation state baik itu antar warga maupun antar bangsa yang bersifat langsung dan tidak langsung. kedua, kemajuan dalam bidang teknologi dimana mengharuskan kita hidup dizaman borderless state / Negara tanpa batas.

–          orang menaruh minat yang besar terhadap ilmu hubungan internasional karena mencakup rentang isu yang luas, sehingga diperlukan keahlian khusus di bidang ini dan dari isu-isu tentang globalisasi dan dampak-dampaknya terhadap masyarakat-masyarakat dan kedaulatan negara sampai kelestrarian ekologis, proliferasi nuklir, nasionalisme, perkembangan ekonomi, terorisme, kejahatan yang terorganisasi, keselamatan umat manusia, dan hak-hak asasi manusia.

  1. Yang dimaksud dengan aliran tradisional khususnya dalam perkembangan ilmu hubungan internasional adalah, dan 3 pemikiran dasar aliran tersebut adalah
  • Pemikiran tentang aksi dan reaksi yakni studi tentang pola2 aksi dan reaksi antar Negara berdaulat yang dalam hal ini diwakili oleh para elit masing2.
  • Pemikiran tentang tawar-menawar (konteks dalam hubungan internasional seni tawar menawar / diplomasi) melakukan bargaining power (kekuatan untuk menawar) yakni hubungan antarnegara yang bersifat kerjasama dan yang bersifat konflik, sifatnya adalah saling bertentangan.
  • Pemikiran tentang adanya variabel dalam hubungan internasional yaitu banyak variable yang dapat mempengaruhi, perilaku para diplomat dan militer yang bertindak untuk mengimplementasikan politik Negara, ex; variable geografis, terbagi menjadi 2 yaitu:

Variable bebas/independent;

Variable terikat/dependent;

Kode Soal : B

Jawaban

  1. Pengertian bangsa secara etimologi adalah berasal dari bahasa latin (nasci/melahirkan/sekelompok manusia yang dilahirkan ditempat yang sama) dengan kata lain bangsa adalah suatu kelompok manusia yang berdiam di kawasan geografis tertentu dibawah suatu pemerintah yang berdaulat secara politis.

Pengertian bangsa menurut Martin Wright adalah

  • Sekelompok etnis yana didasarkan pada adat istiadat, kebiasaan dan bahasa, kebudayaan dan rasa keamanan antara warga yang membentuk bangsa tersebut.
  • Suatu konsep sejarah yang didasarkan pada identitas kebudayaan yang diwarisa oleh seseorang.
  1. Elemen utama yang harus dipenuhi dalam pengertian bangsa adalah
  • Rasa persatuan dan kesatuan yang sangat kokoh dan mengikat
  • Tradisi, kepentingan dan cita-cita yang menyatukan bangsa dengan masa lampau dan masa yang akan datang.
  • Aspirasi nasional yang didasari oleh persatuan, kemerdekaan dan kebebasan, kekhasan dan keamanan, keinginan.
  • Masyarakat yang berbudaya .
  1. Ilmu hubungan internasional bukan merupakan ilmu yang berdiri sendiri karena . Karena di dalam mempelajari ilmu HI mencakup rentang isu yang luas, dari globalisasi dan dampak-dampaknya terhadap masyarakat-masyarakat dan kedaulatan negara sampai kelestrarian ekologis, proliferasi nuklir, nasionalisme, perkembangan ekonomi, terorisme, kejahatan yang terorganisasi, keselamatan umat manusia, dan hak-hak asasi manusia.dan ilmu-ilmu yang mendukung ilmu hubungan internasional adalah, ilmu hubungan internasional bukan merupakan ilmu yang berdiri sendiri, bahasan ilmu politik, Hubungan Internasional menggunakan pelbagai bidang ilmu seperti ekonomi, sejarah, hukum, filsafat, geografi, sosiologi, antropologi, psikologi, studi-studi budaya dalam kajian-kajiannyaYang dimaksud dengan aliran ilmiah dan aliran perilaku dalam perkembangan internasional adalah dan 2 aliran pemikiran dalam aliran pasca perilaku adalah:
  • Aliran interdependensi Banyak orang yang menyokong bahwa sistem internasional sekarang ini dikarakterkan oleh meningkatnya interdepedensi atau saling ketergantungan: tanggung jawab terhadap satu sama lain dan dependensi (ketergantungan) terhadap pihak-pihak lain. Para penyokong pendapat ini menunjuk pada meningkatnya globalisasi, terutama dalam hal interaksi ekonomi internasional. Peran institusi-institusi internasional, dan penerimaan yang berkembang luas terhadap sejumlah prinsip operasional dalam sistem internasional, memperkukuh ide-ide bahwa hubungan-hubungan dikarakterkan oleh interdependensi.
  • Aliran dependensi adalah kelas/ non Negara merupakan unit analisis yang jauh lebih baik daripada Negara, sedangkan para ahli teori tata dunia menunjuk pada permunculan actor- aktor nonnegara seperti misalnya mulai dari perusahaan multi-nasional, organisasi internasional yang bersifat regional maupun global sampai pada organisasi gerakan teroris. Aliran ini menginginkan terbentuknya masyarakat yang diorganisir dan diatur oleh lembaga2 global yang efektif, artinya yang memiliki kemampuan mengekang pemerintah2 negara. Dependensi Teori dependensi adalah teori yang paling lazim dikaitkan dengan Marxisme, yang menyatakan bahwa seperangkat negara Inti mengeksploitasi kekayaan sekelompok negara Pinggiran yang lebih lemah. Pelbagai versi teori ini mengemukakan bahwa hal ini merupakan keadaan yang tidak terelakkan (teori dependensi standar), atau menggunakan teori tersebut untuk menekankan keharusan untuk berubah (Neo-Marxisme).

BAHAN JAWABAN MID TEST SEJARAH POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL REGULER B

Soal A

Sejarah politik dan hubungan internasional.

1.A. yang dimaksud dengan nation : suatu kelompok manusia yang tinggal diwilayah tertentu dengan hak-hak kewarganegaraan yang sama untuk karakteristik yang sama yang membedakannya dengan kelompok-kelompok lain yang sama,

B.  Nationnality : suatu kelompok yang terkait oleh ikatan kebudayaan yang sama,bahasa yang sama,lembaga politik yang sama,gagasan etnis yang sama dan ideology yang sama.

C.   Nasionalisme : gerakan ideologis yang bertujan untuk mencapai dan memelihara suatu pemerintahan  sendiri serta,bagaimana para anggotanya untuk mewujudkan dan secara optimal.

2. pendapat Hayes Gulton mengenai nasionalisme primitive, modern, dan totaliter.

Nasionalisme primitive,nasionalisme yang bersifat kesukuan atau tribalisme nas-moderen,Nasionalisme yang tumbuh dan berkembang dieropa barat,,

Nasionalisme, tumbuh akibat dari tekanan imperialisme modern kolonialisme, Nasionalisme hotaliter : hal yang menuntut  pengabdian total tampa pamrih kepada Negara .

3. Definisi, ilmu hubungan internasional menurut Stanley Hoffman dan yang melatar belakangi lahirnya ilmu hubungan internasional : adalah sebagai subjek akademis terutama  hanya menekankan-hubungan yang beraspek politik saja . – integritas istilah yang digunakan.

4. jelaskan apa yang dimaksud dengan aliran trsdisional dalam ilmu hubungan internasional ,

Penjelasan  3 pemikiran dasar dari aliran

  1. a. Pemikiran aksi dan reaksi : hubungan internasional tidak lain adalah studi mengenai pola aksi  dan reaksi antara Negara berdaulat dalam hal ini diwakili oleh para elite pemerintahan masing-masing para diplomat  yang mewakili Negara-negara dinegara lain,bias duta besar,konsulat.
  2. b. Pemikiran tentang tawar menawar  : hubungan antara Negara yang bersifat kerjasama,dan bersifat konplik sifatnya saling bertentangan kerjasama dan konflik merupakan dua tipe,yang ekstrim atau adanya persaingan.
  3. c. Pemikiran tentang adanya,variable dalam  : penganut ini berpendapat bahwa banyak variable yang dapat mempengaruhi perilaku  diplomat atau militer untuk  mengimplementasikan politik Negara,

Variabel –independen (bebas) : orang harus membuang perilaku yang tidak efektif dan menggantikannya dengan tindakan yang dilandasi dengan pengetahuan,kasih saying penekanan diri.

Variabel- dependen (terikat) : politik harus dimainkan dengan corak yang realis,mereka mereka mengajarkan kepada pemimpin pemimpin untuk menggunakan teknik-teknik yang beroriontasi pd power untuk mengejar kepentingan Negara.

Soal B.

  1. 1. jelaskan pengertian bangsa menurut Webster  Dictionary, bangsa (Webster dictionary ) :sekelompok  besar manusia yang membentuk kesatuan politik merdeka dan merupakan subjek dusuatu pemerintahan pusat terjtinggi mendiami suatu kawasan geografis dengan tapal garis tertentu , sekitarnya di satukan oleh wawasan ras,kekuasaan,adat-istiadat,jiwa yang sama serta merasa bersih.
  2. 2. Pendapat Halkena Kohlan dan Jan Romein tentang Nasionalisme,

a ).  Halkena Kohlan : Nasionalisme colonial, nasionalisme yang tumbuh akibat kolonialisme,

b). Jan Romein : Nasionalisme eropa,yang muncul di eropa, nasionalisme Asia,: meunculnya  di asia dan afrika.

  1. 3. Yang dimaksud dengan state. Pada awalnya dari raja luwis xIx mengatakan state elist mai’Negara adalah raja, loyalitas  kepada Negara dan bangsa, menurut eriskloped britania,Negara Negara diartikan sebagai suatu organisasi sesui politik atau suatu lembaga pemerintahan didalam Negara ada pemerintahan yang berdaulat.
  2. 4. Aliran  ilmiah atau scientifik : studi hubungan internasional akan menjadi studi interdisipliner,dimana titik berat konsep-konsep maupun masalah-masalah bukan hanya pada ilmu politik dan social melainkan juga pada ilmu-ilmu sosial lainnya yang bersifat eksperimental dan penitik beratan pada pengoprasionalisasi mengacu pada proses dimana melalui pengukuran variable.

Aliran pasca perilaku : implementasinya lebih bersipat efektif ( menjadi pasca perilaku) menggunakan metode-metode  statistic yang dikembangkan dengan baik untuk mengolah data ,memunculkan bukti-bukti yang memperkuat beberapa hipotesis teori  mengenai  sebab-sebab perang.

Satu Balasan ke BAHAN SPHI

  1. hikmatullah036 mengatakan:

    Huiz,ayank u brajin.
    Gkgkgk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: